Rabu, 08 Februari 2017

Ternyata Gaji Perdana Menteri Lebih Kecil dari pada Gaji CEO Dinas Pos Australia


Kepala semampai Australia nan memegang pendapatan terbesar ternyata bukanlah PM Malcolm Turnbull maupun karet menterinya.

Meniru pemerian terbaru Panitia Kongres bernas Australia, getah perca administrator superior Australia Post, ataupun kantor pos penjagaan Australia, kena perolehan bertambah dari 1 juta dollar Australia ataupun seputar Rp 10 miliar setiap warsa.

Pendapatan perfek diperoleh pembimbing pembuat Australia Post, Ahmed Fahour, merupakan 5,6 juta dollar Australia maupun Rp 56 miliar setahun.

Pengarah Komisi Dewan Perwakilan Senator James Paterson mengisahkan, bersendikan kopi nan dirilis, Selasa (7/2/2017), menampakkan, Ahmed Fahour menyambut honorarium 4,4 juta dollar Australia bersama ekstra 1,2 juta dollar Australia atas tarikh lantas.


Honorarium Fahour ini 10 darab lepit kian semampai daripada perolehan PM Malcolm Turnbull nan berpenghasilan belaka 507.338 dollar Australia maupun sekeliling Rp 5 miliar setahun.

Surat ini enggak menyebut nama-nama pekerja Australia Post, lamun memaparkan bahwa lima pelaksana superior lainnya menyerap memperoleh bayaran rumpang 1,3 juta mencapai 1,8 juta dollar Australia setahun, pula seorang lainnya menemukan pura purnakarya 380.000 dollar Australia.

Panitia ini sudah pernah meminta Australia Post mengamalkan rincian upah karet eksekutifnya warsa arkian. Adat penguasa ini setujuan bagi menyerahkan rincian bayaran itu, lamun kagak akan dipublikasikan.

Australia Post dalam jawabannya kamar Januari menginformasikan, tak terdapat argumen apa pula pun pada membeberkan rincian pendapatan itu kepada rakyat.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.